Jenis Profesi Konsultan - Kantor Jasa Akuntansi (KJA) Sandi Bahari

Jenis Profesi Konsultan

Industri konsultasi adalah salah satu pasar yang paling beragam dalam industri jasa profesional, dan dengan demikian, berbagai jenis konsultan ditemukan di industri tersebut. Selain itu, menjadi ‘konsultan’ bukanlah gelar profesional yang dilindungi seperti kebanyakan profesi lainnya, dan, dengan demikian, siapa pun dapat menyebut diri mereka sendiri sebagai konsultan strategi, manajemen, bisnis, keuangan, SDM, atau TI. Mengingat luasnya wilayah di mana konsultan dapat beroperasi, dan ditambah dengan keragaman tempat kerja yang dapat diakses konsultan, telah terjadi peningkatan tajam dalam jumlah konsultan independen selama beberapa tahun terakhir. Setelah masuk ke dalam industri, definisi umum dari ‘konsultan’ menjadi lebih sulit untuk dicapai.

Selama beberapa dekade terakhir, asosiasi dan analis cabang tertentu telah mengembangkan definisi yang berbeda untuk mengkategorikan beragam jenis konsultan yang aktif di lapangan. Consultancy.org menganut pendekatan yang digunakan oleh Kennedy Information, sebuah agensi riset Amerika yang telah menganalisis pasar konsultasi sejak tahun 60-an (untuk info lebih lanjut lihat halaman di Consultancy Branch). Metodologi di balik pendekatan mereka didasarkan pada enam jenis konsultan inti dalam industri konsultasi:

Konsultan Strategi (Strategic Consultant)

Istilah Konsultan Strategi digunakan untuk menggambarkan konsultan yang beroperasi di tingkat tertinggi pasar konsultasi, dengan fokus pada topik strategis seperti strategi perusahaan dan organisasi, kebijakan ekonomi, kebijakan pemerintah, dan strategi fungsional. Untuk alasan ini, konsultan strategi umumnya melaksanakan pekerjaan yang ditugaskan oleh manajer puncak, seperti CxO, direktur, dan manajer senior. Melihat bahwa sifat konsultasi strategi berbeda dari bidang lain yang lebih berorientasi implementasi dan operasional, konsultan strategi umumnya memiliki profil yang berbeda dari rekan-rekan mereka. Fokus mereka lebih pada keterampilan kuantitatif / analitik, dan deskripsi pekerjaan mereka lebih banyak berkisar pada pemberian saran daripada mengawasi implementasi.

Konsultan Manajemen (Management Consultant)

Konsultan manajemen, dalam praktiknya juga dikenal sebagai konsultan bisnis atau penasihat organisasi, adalah konsultan yang fokus pada segala macam masalah organisasi mulai dari strategi hingga berbagai elemen dalam manajemen. Dalam metodologi yang dijunjung oleh Kennedy serta Consultancy.org, Konsultasi Manajemen adalah istilah kolektif yang digunakan untuk semua layanan yang termasuk dalam Konsultasi Strategi, Konsultasi Operasi, dan Konsultasi SDM. Oleh karena itu, konsultan manajemen merupakan mayoritas di cabang penasihat – lebih dari setengah dari semua penasihat dapat didefinisikan sebagai konsultan manajemen.

Konsultan Operasi (Operational Consultant)

Konsultan operasi adalah konsultan yang membantu klien meningkatkan kinerja operasi mereka. Kegiatan konsultasi di segmen ini bervariasi dari layanan konsultasi hingga dukungan implementasi langsung, untuk kedua fungsi utama (mis. Penjualan, Pemasaran, Produksi, dll.) Sebagai fungsi sekunder (mis. Keuangan, SDM, Rantai Pasokan, TIK, Hukum, dll.) . Konsultan Operasi membentuk segmen terbesar dalam cabang penasihat, dan mayoritas konsultan aktif dalam salah satu dari banyak area operasi yang mendasarinya. Mengingat operasi sering dikaitkan dengan sisi strategi dan teknologi perusahaan, konsultan operasi aktif secara rutin bekerja berdampingan dengan pakar dari domain tersebut.

Konsultan Keuangan (Financial Consultant)

Konsultan yang beroperasi di segmen Penasihat Keuangan umumnya mengerjakan pertanyaan yang membahas kemampuan keuangan, dan, dalam banyak kasus, juga kemampuan analitis dalam suatu organisasi. Selanjutnya, profil konsultan yang aktif di segmen ini dapat sangat berbeda, dari M&A dan penasihat keuangan perusahaan hingga konsultan manajemen risiko, pajak, restrukturisasi, atau real estat. Konsultan yang mengkhususkan diri dalam penelitian forensik dan sengketa dukungan juga termasuk dalam segmen Penasihat Keuangan. Mayoritas konsultan keuangan bekerja untuk firma akuntansi dan konsultan gabungan yang besar, atau untuk kantor penasihat khusus.

Konsultan Sumber Daya Manusia (HRD Consultant)

Konsultan SDM membantu klien dengan pertanyaan sumber daya manusia dalam organisasi mereka dan / atau dengan meningkatkan kinerja departemen SDM. Topik utama yang menjadi inti dari deskripsi pekerjaan konsultan SDM adalah, antara lain, perubahan organisasi, manajemen perubahan, persyaratan kerja, pembelajaran & pengembangan, manajemen bakat dan pensiun. Konsultan SDM juga dibawa oleh organisasi untuk membantu mengubah budaya bisnis dalam organisasi mereka, atau mengubah departemen SDM mereka, yang mencakup perubahan di bidang desain, proses, dan sistem organisasi, antara lain. Formulir konsultasi SDM, bersama dengan konsultasi strategi, dua segmen terkecil dari industri konsultasi, dan jumlah konsultan yang aktif dalam domain ini, oleh karena itu, lebih rendah daripada yang ada di bagian lain industri.

Konsultan Teknologi Informasi (IT Consultant)

Konsultan teknologi, juga dikenal sebagai konsultan TI, TIK atau digital, fokus membantu klien dalam pengembangan dan penerapan Teknologi Informasi (TI) dalam organisasi mereka. Konsultan TI fokus pada transisi (proyek) dalam lanskap TIK, berlawanan dengan karyawan TI biasa, yang bekerja pada operasi TI sehari-hari (yang disebut aktivitas ‘bisnis seperti biasa’). Mayoritas konsultan TIK mengerjakan proyek implementasi, misalnya, aplikasi sistem ERP yang ekstensif, di mana peran mereka dapat bervariasi dari manajemen proyek hingga manajemen proses atau integrasi sistem. Dalam konsultasi TI, pasar yang tumbuh paling cepat adalah digital, analitik data (juga dikenal sebagai ilmu data), keamanan dunia maya, dan forensik TI.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
EnglishBahasa Indonesia