Pengertian, Definisi dan Jenis Akuntansi - Kantor Jasa Akuntansi (KJA) Sandi Bahari
Pengertian dan definisi tentang akuntansi

Pengertian, Definisi dan Jenis Akuntansi

Apakah akuntansi itu?

Akuntansi adalah proses pencatatan transaksi keuangan yang berkaitan dengan bisnis. Proses akuntansi mencakup meringkas, menganalisis, dan melaporkan transaksi ini ke badan pengawas, regulator, dan entitas pemungut pajak. Laporan keuangan yang digunakan dalam akuntansi adalah ringkasan singkat dari transaksi keuangan selama suatu periode akuntansi, yang merangkum operasi perusahaan, posisi keuangan dan arus kas.

Pengertian Akuntansi

Akuntansi dapat didefinisikan sebagai seperangkat yang mempelajari perekayasaan penyediaan jasa berupa informasi keuangan kuantitatif unit-unit organisasi dalam suatu lingkungan negara tertentu dan cara penyampaian (pelaporan) informasi tersebut kepada pihak yang berkepentingan untuk dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan ekonomik.

Dalam arti sempit sebagai proses, fungsi, atau praktik, akuntansi dapat didefinisikan sebagai:

Proses pengidentifikasian, pengesahan, pengukuran, pengakuan, pengklasifikasian, penggabungan, peringkasan, dan penyajian data keuangan dasar (bahan olah akuntansi) yang terjadi dari kejadian-kejadian, transaksi-transaksi, atau kegiatan operasi suatu unit organisasi dengan cara tertentu untuk menghasilkan informasi yang relevan bagi pihak yang berkepentingan.

Menurut Walter (2012:3) pengertian akuntansi adalah sebagai berikut:

“Akuntansi merupakan suatu sistem informasi, yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pengambil keputusan yang akan membuat keputusan yang dapat mempengaruhi aktivitas bisnis”.

Selanjutnya, menurut Rudianto (2010:10), “Akuntansi adalah aktivitas mengumpulkan, menganalisis, menyajikan dalam bentuk angka, mengklasifikasikan, mencatat, meringkas, dan melaporkan aktivitas/transaksi suatu badan usaha dalam bentuk informasi keuangan”.

Menurut James M Reeve, dkk (2013:9) pengertian akuntansi adalah sebagai berikut:

“Akuntansi adalah suatu sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas dan kondisi ekonomi perusahaan. Selain itu akuntansi juga memberikan informasi untuk pihak lain yang berkepentingan dalam menilai kinerja perusahaan”.

Sedangkan menurut Warren, dkk (2014:3) “Akuntansi dapat diartikan sebagai sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan”.

Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa definisi akuntansi adalah suatu proses mengumpulkan, menganalisis, mengklasifikasikan, mencatat dan menyajikan informasi yang diberikan organisasi melalui laporan keuangan dengan tujuan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi suatu organisasi.

Memahami Standar Akuntansi Internasional

International Accounting Standards (IAS) adalah standar akuntansi internasional pertama yang dikeluarkan oleh International Accounting Standards Committee (IASC), dibentuk pada tahun 1973. Tujuannya kemudian, seperti yang terjadi saat ini, adalah untuk mempermudah membandingkan bisnis di seluruh dunia, meningkatkan transparansi dan kepercayaan dalam pelaporan keuangan, dan mendorong perdagangan dan investasi global.

Standar akuntansi yang sebanding secara global mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi di pasar keuangan di seluruh dunia. Hal ini memungkinkan investor dan pelaku pasar lainnya untuk membuat keputusan ekonomi yang terinformasi tentang peluang dan risiko investasi serta meningkatkan alokasi modal. Standar universal juga secara signifikan mengurangi biaya pelaporan dan peraturan, terutama untuk perusahaan dengan operasi internasional dan anak perusahaan di banyak negara.

International Financial Reporting Standards, biasa disebut IFRS, adalah standar akuntansi yang dikeluarkan oleh IFRS Foundation dan Dewan Standar Akuntansi Internasional (IASB). IFRS merupakan cara standar untuk menggambarkan kinerja dan posisi keuangan perusahaan sehingga laporan keuangan perusahaan dapat dipahami dan dapat dibandingkan melintasi batas-batas internasional. IFRS sangat relevan untuk perusahaan dengan saham atau sekuritas yang terdaftar di bursa saham publik.

IFRS telah menggantikan banyak standar akuntansi nasional yang berbeda di seluruh dunia tetapi belum menggantikan standar akuntansi terpisah di Amerika Serikat di mana US GAAP diterapkan.

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai organisasi yang berwenang dalam membuat standar akuntansi di Indonesia juga telah melakukan langkah – langkah penyeragaman standar akuntansi keuangan.

Bagaimana Proses Akuntansi Bekerja

Akuntansi adalah salah satu fungsi utama untuk hampir semua bisnis. Ini dapat ditangani oleh pemegang buku atau akuntan di perusahaan kecil, atau oleh departemen keuangan yang cukup besar dengan ribuan karyawan di perusahaan besar. Laporan yang dihasilkan oleh berbagai aliran akuntansi, seperti akuntansi biaya dan akuntansi manajerial, sangat penting dalam membantu manajemen membuat keputusan bisnis yang terinformasi.

Laporan keuangan yang merangkum operasi perusahaan besar, posisi keuangan dan arus kas selama periode tertentu adalah laporan singkat dan terkonsolidasi berdasarkan ribuan transaksi keuangan individu. Akibatnya, semua penunjukan akuntansi adalah puncak dari studi bertahun-tahun dan ujian yang ketat dikombinasikan dengan jumlah minimum tahun pengalaman akuntansi praktis.

Secara sederhana proses dan siklus akuntansi dapat digambarkan sebagai berikut:

Keterangan dari bagan di atas sebagai berikut:

Bukti pembukuan merupakan catatan pertama dari setiap transaski dan dipakai sebagai dasar pencatatan dalam pencatatan jurnal. Selanjtnya buku jurnal merupakan buku yang dipakai untuk mencataat transaksi keuangan yang berdasarkan tanggal transaksinya. Kemudian transaksi yang sama akan dikelompokkan ke dalam rekening buku besar yang berguna untuk mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan. Rekening yang ada dalam buku besar dibedakan menjadi 3 macam yaitu rekening riel, rekening nominal dan rekening campuran.

Pengertian rekening riel adalah rekening-rekening aktiva, utang dan modal yang kalau kita perhatikan adalah merupakan pos neraca sehingga rekening tersebut adalah merupakan rekening neraca. Rekening nominal terdiri dari rekening pendapatan, laba, biaya dan rugi yang merupakan pos laporan rugi laba. Sedangkan pengertian rekening campuran adalah rekening yang saldonya mengandung unsur rekening riel dan rekening nominal.

Rekening riel terdiri dari aktiva, utang dan modal. Aktiva dibedakan menjadi aktiva lancar, investasi jangka panjang, aktiva tetap berwujud, aktiva tetap tidak berwujud, aktiv alain-lain. Utang terdiri dari utang lancar/ jangka pendek, pendapatan diterima dimuka, utang jangka peanjang, utang lain-lain. Modal terdiri dari Modal pemilik, modal saham yang disetor, agio/ disagio modal saam, cadangan-cadangan, laba tidak dibagi dan modal lain-lain. Untuk rekening nominal terdiri dari pendapatan dan laba, biaya dan rugi. Pendapatan dan laba terdiri dari hajsil penjualan, pendpatan bukan usaha, laba luar biasa, laba lain-lain. sedangkan untuk biaya dan rugi terdiri dari harga pokok penjualan, biaya penjualan, biaya administrasi dan umum, biaya bukan usaha, kerugian luar biasa. Untuk rekening campuran terdiri dari 1). saldo campuran dari harta dan biaya 2). saldo campuran utang dan penghasilan. Akun yang dibuat untuk pengurang saldo akun disebut akun kontra, sebagai contoh adalah cadangan kerugian piutang, retur penjualan, dll.

Jenis Akuntansi

Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan mengacu pada proses yang digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan interim dan tahunan. Hasil dari semua transaksi keuangan yang terjadi selama suatu periode akuntansi dirangkum ke dalam neraca, laporan laba rugi dan laporan arus kas. Laporan keuangan sebagian besar perusahaan diaudit setiap tahun oleh perusahaan CPA eksternal. Untuk beberapa, seperti perusahaan publik, audit adalah persyaratan hukum.6 Namun, pemberi pinjaman juga biasanya meminta hasil audit eksternal setiap tahun sebagai bagian dari perjanjian utang mereka. Oleh karena itu, sebagian besar perusahaan akan melakukan audit tahunan karena satu dan lain hal.

Akuntansi manajemen

Akuntansi manajerial menggunakan banyak data yang sama dengan akuntansi keuangan, tetapi ia mengatur dan menggunakan informasi dengan cara yang berbeda. Yaitu, dalam akuntansi manajerial, seorang akuntan menghasilkan laporan bulanan atau kuartalan yang dapat digunakan tim manajemen bisnis untuk membuat keputusan tentang bagaimana bisnis beroperasi. Akuntansi manajerial juga mencakup banyak aspek akuntansi lainnya, termasuk penganggaran, peramalan, dan berbagai alat analisis keuangan. Pada dasarnya, informasi apa pun yang mungkin berguna bagi manajemen berada di bawah payung ini.

Akuntansi biaya

Sama seperti akuntansi manajerial membantu bisnis membuat keputusan tentang manajemen, akuntansi biaya membantu bisnis membuat keputusan tentang penetapan biaya. Pada dasarnya, akuntansi biaya mempertimbangkan semua biaya yang terkait dengan produksi suatu produk. Analis, manajer, pemilik bisnis, dan akuntan menggunakan informasi ini untuk menentukan berapa biaya produk mereka. Dalam akuntansi biaya, uang berperan sebagai faktor ekonomi dalam produksi, sedangkan dalam akuntansi keuangan, uang dianggap sebagai ukuran kinerja ekonomi perusahaan.

Daftar Pustaka:

  • Carl S. Warren, dkk. 2014. Accounting Indonesia Adaptation. Jakarta : Salemba Empat.
  • Harrison Jr., Walter T., et al. 2012. Akuntansi Keuangan IFRS Edisi Kedelapan Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
  • James M. Reeve. 2013. Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia. Jakarta. Salemba Empat.
  • https://www.investopedia.com/terms/i/ias.asp
  • https://en.wikipedia.org/wiki/International_Financial_Reporting_Standards
  • https://www.aanwijzing.com/2016/06/akuntansi-mengenal-proses-akuntansi-keuangan.html
Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas
EnglishBahasa Indonesia